SLB.C/C1 YPAC Semarang berdiri dibawah YPAC yang semula hanya menangani anak-anak cacat fisik (SLB.Dl/D).Mengingat perkembangan anak tunagrahita semakin banyak dan YPAC Semarang merupakan sekolah tempat orang mencari informasi maka pada tahun 1981 pengurus Yayasan  merasa terpanggil untuk membuka SLB.C/C1 memanfaatkan gedung pada siang hari.

Anak tunagrahita yang masuk SLB.C adalah anak yang mempunyai intelegensi 50 – 70. Anak-anak ini dalam dunia pendidikan sering disebut anak mampu didik. Mereka mempunyai kemampuan setaraf dengan anak normal usia 8 – 12 tahun. Mereka biasanya dapat membaca, menulis, berhitung sederhana maupun melakukan pekerjaan – pekerjaan yang lain.

Adapun anak-anak yang masuk SLB.C1 adalah anak yang mempunyai intelegensi 25 – 49. Anak-anak ini dalam dunia pendidikan disebut anak mampu latih. Mereka mempunyai kemampuan setaraf dengan anak normal usia 3 – 8 tahun. Untuk melakukan sesuatu aktifitas anak ini perlu mendapatkan latihan secara rutin dan berkesinambungan. Anak-anak mampu latih yang dapat membaca, menulis dan berhitung hanya sebagian kecil. Mereka sangat terbatas kemampuan intelektualnya. Dari keadaan anak-anak yang sekolah di SLB.C1 mereka masih bisa dikembangkan dalam hal ketrampilan maupun kemampuan mengurus diri sendiri.

Berkenaan dengan kurikulum 1994 dan ikut serta mensukseskan program wajib belajar 9 tahun saat ini SLB.C/C1 mempunyai kelas sbb:

  1. SDLB C/Cl kelas I – VI
  2. SLTPLB C/Cl kelas I – III
  3. SMLB C/Cl kelas I – III

Mengingat anak-anak tunagrahita sebelum masuk ke SLB sudah ada yang sekolah di TK umum atau terapi di YPAC maka mulai 3 tahun yang lalu tidak membuka TKLB. Dari kelas yang ada tersebut saat ini jumlah siswa sebanyak 140 anak dibimbing 30 guru dan 2 pengasuh.