PENGERTIAN

Terapi Musik adalah suatu proses yang terencana, bersifat prefentif dalam usaha penyembuhan terhadap penderita yang mengalami kelainan atau hambatan dalam pertumbuhannya, baik fisik motorik, sosial emosional maupun mental intelegency. Musik merupakan seni budaya hasil cipta, rasa dan karsa manusia yang ditata berdasarkan bunyi yang indah, berirama atau dalam bentuk lagu.

Musik juga merupakan perwujudan dari seni tertentu seperti seni suara, seni tari,seni drama, baca puisi dan gerak yang berirama. Jadi musik terapi adalah : suatu usaha yang berupa bantuan yang merupakan proses terencana dengan menggunakan musik sebagai media penyembuhan bagi anak yang mengalami hambatan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Dalam hal ini musik merupakan alat bantu atau media untuk menumbuhkembangkan kemauan daya kreasi serta konsentrasi pada penderita yang mengalami hambatan, baik fisik motorik, sosial emosional serta mental intelegency. Pada umumnya manusia membutuhkan hiburan atau rekreasi.

Terapi musik secara umum bertujuan untuk:

  1. Membuat hati dan perasaan seseorang menjadi senang dan terhibur.
  2. Membantu mengurangi beban penderitaan seseorang.
  3. Tempat penyaluran bakat seseorang.

TUJUAN

Terapi musik memberikan pelayanan bagi mereka yang dianggap perlu untuk mendapatkannya khususnya pada penderita yang ada di YPAC, yang mengalami hambatan fisik motorik mental intelegency maupun sosial emosionalnya.

Dengan bermain musik diharapkan dapat merangsang dan menarik penderita untuk mengikuti alur irama yang selanjutnya menciptakan suasana santai, gembira yang pada akhirnya adanya perubahan yang positif dalam arti penderita bisa melaksanakan dan mengikuti program kegiatan yang ada di terapi musilk.

Adapun tujuan dari terapi musik secara khusus adalah : untuk menumbuh kembangkan potensi-potensi yang ada pada penderita, serta memfungsikan sisa-sisa kemampuan yang ada pada penderita yang berkelainan. Dengan demikian penderita akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri dan merasa bisa berbuat atau beraktivitas seperti manusia pada umumnya. Dengan diberikannya terapi musik diharapkan dapat mengurangi atau menghilangkan ketegangan-ketegangan penderita pada aspek sosial emosional, mental intelegency dan fisik motorilk. Terapi musik sangat penting bagi anak yang berkelainan, karena dengan latihan terapi musik dapat membantu perkembangan penderita yang bersifat membangun, mendorong, menumbuhkan percaya diri, juga membentuk kepribadian si penderita menjadi pribadi yang optimis, pantang menyerah, dan dapat menerima kenyataan hidup dengan apa adanya. Banyak anak cacat yang merasa pesimis, rendah diri, atau kurang mendapatkan perhatian serta kasih sayang dari lingkungannya, sehingga timbul perasaan atau anggapan bahwa mereka itu tidak bisa berbuat apa-apa.

AKTIVITAS TERAPI MUSIK

Dalam melakukan aktivitas di Terapi Musik Pelatih harus memperhatikan kondisi atau kecacatan penderita. Pelatih juga harus memperhatikan tingkat kecerdasan penderita dalam arti sejauh mana daya tangkap penderita dalam menerima materi atau perintah dari pelatih, juga harus memperhatikan bagaimana keadaan sosial emosionalnya (Hiper aktif, penakut, pemalu, pemarah).

Adapun program Terapi Musik:

1 . Fisik Motorik

Yaitu gangguan kelayuan pada anggota badan.

Misal : tangan, kaki leher serta gangguan bicara.

Alat musik yang digunakan dalam latihan lingkup gerak sendi yaitu : lat. Ritmis contoh tepuk tangan, tepuk paha, memukul musik drum, simbal, gamelan, rebana dll.

2. Sosial Emosional

Dimana kondisi seseorang sudah tidak mampu mengendalikan jiwa atau perasaannya maka timbulah ketegangan-ketegangan emosi yang disebabkan karena tidak mempunyai untuk mengatasi hambatannya.

Contoh emosional yang sering tampak pada penderita misalnya : mudah marah, penakut, semaunya sendiri.

Alat Musik yang dgunakan : mendengarkan musik baik dari Tape rekorder, orjen, Piano d1l, serta membaca gambar-gambar, warna-warna, pukul musik sambil berhitung, pasang puzzle.

3. Mental Intelegensi

Yaitu gangguan pada pemusatan perhatian serta keterbatasan daya pikir sehingga penderita kurang konsentrasi.

Alat musik yang digunakan : bernyanyi, baca puisi, mendengarkan cerita, mendengarkan lagu-lagu, belajar notasi / solmisasi, belajar musik bernada.

PELAYANAN TERAPI MUSIK

Pelayanan Terapi Musik diberikan pada penderita yang mengalami hambatan Cerebral Palsy, serta Retardasi Mental.

  • Cerebral Palsy adalah anak yang mengalami hambatan beraktifitas akibat kelayuan dan kekakuan pada anggota badan.
  • Retardasi Mental adalah gangguan pada pemusatan perhatian serta keterlambatan daya pikir yang menyebabkan penderita kurang konsentrasi.

Pelayanan atau cara penanganan Terapi Musik dilakukan dengan cara individu serta kelompok dengan memperhatilkan berat ringannya kecacatan dari penderita.

Penanganan Individu diberikan khusus bagi pendefita non sekolah / pasien luar.

Sedangkan penanganan kelompok diberikan pada anak-anak sekolah (SLB) baik SLB.D maupun SLB.C

PROSES PELAYANAN

a. Observasi, yaitu mengamati keadaan penderita sebelum menjalani kegiatan di Terapi Musilk.

Hal-hal yang di observasi meliputi

  • Bagaimana tingkat / keadaan konsentrasi penderita
  • Bagaimana keadaan fisik motorik penderita.
  • Bagaimana keadaan tingkat sosial emosional penderita.
  • Bagaimana tingkat daya tangkap serta daya pikir penderita dalam menerima materi / kegiatan di Terapi Musilk.

b. Program Kerja

1. Kegiatan Fisik Motorik meliputi : gerakan-gerakan anggota badan (jari, tangan mulut, dll. )

Contoh : memukul, memegang, melempar, menangkap, menekan, meniup, menyanyi, menarik, tepuk tangan, memasang, menari,

2. Kegiatan Sosial Emosional